Selasa, 04 Agustus 2020

“Menu Sehat di Tengah Pandemi: Daging Sapi Kecap Pedas”



Oleh Muhammad Sapi’i Kelompok 25 KKN-DRSK IAIN Palangka Raya Tahun 2020

Selasa, 04 Agustus 2020  masih disini dengan sejuta asa dan kobaran api semangat menembus hingga petala langit biru. Terik mentari melengkapi tautan sang bayu yang menari menerpa rerumputan hijau di bumi tambun bungai. Keseharian diisi dengan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari tempat tinggal dan lingkungan sekitar. Dihari ke-26 kini berbagi resep menu sehat di tengah pandemi covid-19. Itu guna menambah asupan nutrisi agar badan sehat dan menangkal radikal bebas. Menu sehat kali ini ialah “Daging Sapi Kecap Pedas”. Daging sapi menyimpan banyak nutrisi, bahkan Allah mengabadikan namanya di dalam sebuah surah (Al-Baqarah) dan merupakan hewan mamalia dan sering diternak.

Selain sehat tentu harus halalan thayyiban dan avlhamdulillah sapi yang diolah sudah sesuai dengan standar syariat Islam dengan cara memotong sebagaimana mestinya dan lain sebagainya. Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

يٰٓاَيُّهَا النَّاسُ كُلُوْا مِمَّا فِى الْاَرْضِ حَلٰلًا طَيِّبًا ۖوَّلَا تَتَّبِعُوْا خُطُوٰتِ الشَّيْطٰنِۗ اِنَّهٗ لَكُمْ عَدُوٌّ مُّبِيْنٌ (١٦٨)

Terjemah: "Wahai manusia! Makanlah dari (makanan) yang halal dan baik yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan. Sungguh, setan itu musuh yang nyata bagimu." (Q.S Al-Baqarah [2]: 168)

Tafsir Ringkas Kemenag: Wahai manusia! Makanlah dari makanan yang halal, yaitu yang tidak haram, baik zatnya maupun cara memperolehnya. Dan selain halal, makanan juga harus yang baik, yaitu yang sehat, aman, dan tidak berlebihan. Makanan dimaksud adalah yang terdapat di bumi yang diciptakan Allah untuk seluruh umat manusia, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan yang selalu merayu manusia agar memenuhi kebutuhan jasmaninya walaupun dengan cara yang tidak sesuai dengan ketentuan Allah. Waspadailah usaha setan yang selalu berusaha menjerumuskan manusia dengan segala tipu dayanya. Allah mengingatkan bahwa sungguh setan itu musuh yang nyata bagimu, wahai manusia.  Sebagai musuh manusia, sesungguhnya setan itu hanya menyuruh kamu agar berbuat jahat, yaitu perbuatan yang mengotori jiwa dan berakibat buruk terhadap kehidupan meskipun tanpa sanksi hukum duniawi, seperti menyakiti sesama, menebar permusuhan, merusak persatuan dengan cara mengadu domba dan menyebar kebohongan, berhati dengki, angkuh dan sombong, dan setan juga menyuruh manusia berbuat keji, yaitu perbuatan yang tidak sejalan dengan tuntunan agama dan akal sehat, khususnya yang telah ditetapkan sanksi duniawinya, seperti zina dan pembunuhan, dan setan juga membisikkan agar kamu mengatakan apa yang tidak kamu ketahui tentang Allah dengan mengatakan bahwa Allah punya istri dan punya anak, padahal Allah Mahasuci dari hal tersebut.

Adapun resep menu sehatnya beserta langkah-langkah membuatnya sebagaimana berikut:

·         Bahan-bahan:

        500 gram daging sapi (iris tipis)

        5 siung bawang merah (iris tipis)

        4 siung bawang putih (iris tipis)

        1 bh tomat ukuran sedang (potong kecil)

        2 lembar daun salam

        2 lmbar daun jeruk

        3 sdm kecap manis (sesuai selera)

        1/4 sdt lada bubuk

        Gula dan garam

        Penyedap (seperti masako sapi)

        Minyak goring secukupnya

        2 gelas air matang

        Cabai (sesuai selera)

·      Langkah-Langkah:

        Panaskan sedikit minyak tumis bawang merah, bawang putih dan tomat oseng2 hingga layu

        Masukan daging sapi oseng-oseng hingga kira-kira aroma bawang meresap ke daging lalu tambahkan 2 gelas air mateng

        Tunggu hingga mendidih, setelah itu masukan daun salam dan daun jeruk, kemudian aduk dan tunggu sampai airnya menyusut atau dagingnya empuk

        Masukan kecap, gula dan garam serta dan lada aduk

        Angkat dan sajikan dengan nasi

Sumber Resep: Cookpad.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

“Negeri Para Pejuang: Baldatun Thayyibatun Wa Robbun Ghofur”

  Oleh Muhammad Sapi’i Kelompok 25 KKN-DRSK IAIN Palangka Raya Tahun 2020 Pencipta Puisi: Muhammad Sapi’i Vocal: Muhammasd Sapi’i Editor...