Palangka Raya – Selasa, 28 Juli 2020 pukul 08.00 WIB –
selesai. Bertempat di Jl. G. Obos XII/Jl. Mutiara III Palangka Raya di
lingkungan sekitar tempat tinggal telah dilaksanakannya program kegiatan KKN-DRSK
membersihkan selokan dan sampah serta rumput liar secara gotong-royong atau
kerja bakti. Kegiatan tersebut sangat penting, mengingat kebersihan merupakan
aspek dari kesehatan.
Pada masa pandemi covid-19 seperti saat ini, kita tiada
henti-hentinya untuk menggalakkan mengenai betapa pentingnya hidup bersih.
Karena salah satu cari untuk memutus mata rantai penyebarannya, yakni salah
satu caranya dengan menjaga kebersihan. Menjaga kebersihan merupak anjuran dari
agama, maka sudah sepantasnya kita saling menjaga kebersihan, terutama ditempat
tinggal kita atau dilingkungan sekitar. Namun, jangan lupa ketika bepergian
keluar rumah atau sesudah dari bepergian, selalu menjaga protokol kesehatan.
Dasar menjaga kebersihan tersebut sebagaimana yang disebutkan di dalam ayatnya
berikut: Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
لَا تَقُمْ فِيْهِ اَبَدًاۗ لَمَسْجِدٌ اُسِّسَ عَلَى التَّقْوٰى مِنْ
اَوَّلِ يَوْمٍ اَحَقُّ اَنْ تَقُوْمَ فِيْهِۗ فِيْهِ رِجَالٌ يُّحِبُّوْنَ اَنْ
يَّتَطَهَّرُوْاۗ وَاللّٰهُ يُحِبُّ الْمُطَّهِّرِيْنَ (١٠٨)
Terjemah: “Janganlah engkau melaksanakan salat dalam
masjid itu selama-lamanya. Sungguh, masjid yang didirikan atas dasar takwa,
sejak hari pertama adalah lebih pantas engkau melaksanakan salat di dalamnya.
Di dalamnya ada orang-orang yang ingin membersihkan diri. Allah menyukai
orang-orang yang bersih.” (Q.S At-Taubah [9]: 108)
Tafsir Kemenag: Karena adanya maksud-maksud jahat kaum
munafik dengan mendirikan bangunan tersebut, maka Allah melarang Rasul-Nya
selama-lamanya untuk salat di tempat itu, karena apabila Rasulullah salat di
sana bersama mereka berarti beliau merestui mereka mendirikan bangunan itu.
Selanjutnya Allah menegaskan kepada Rasul-Nya, bahwa
mesjid yang dibangun sejak semula atas dasar ketakwaan kepada Allah, adalah lebih
baik untuk dijadikan tempat ibadah bersama kaumnya untuk mempersatukan kaum
Muslimin semuanya dalam segala hal yang diridai-Nya, yaitu saling mengenal dan
bersama-sama berbuat kebajikan dan ketakwaan.
Yang dimaksud dengan mesjid yang didirikan pertama kali
atas dasar ketakwaan, yang disebutkan dalam ayat ini, adalah “mesjid Quba” atau
“mesjid Nabi” yang ada di kota Medinah, sebab kedua mesjid itu yang dibangun
oleh Nabi dan kaum Muslimin atas dasar ketakwaan.
Selanjutnya dalam ayat ini Allah menerangkan alasan,
mengapa mesjid tersebut lebih utama dari mesjid lainnya yang sengaja didirikan
bukan atas dasar ketakwaan, karena di mesjid tersebut terdapat orang-orang yang
suka membersihkan dirinya dari segala dosa. Artinya mereka meramaikan mesjid
dengan mendirikan salat serta berzikir dan bertasbih kepada Allah. Dengan
ibadah-ibadah tersebut, mereka ingin mensucikan diri dari segala dosa yang
melekat pada diri mereka, sebagaimana orang-orang yang mangkir dari peperangan
kemudian mereka menyadari kesalahan mereka, lalu berusaha mensucikan diri dari
dosa tersebut dengan cara bertobat, bersedekah, dan memperbanyak amal saleh
lainnya. Melakukan ibadah salat berarti mensucikan diri lahir dan batin karena
untuk melakukan salat disyaratkan sucinya badan, pakaian dan tempat, serta
hadirnya hati dan pikiran yang dihadapkan kepada Allah semata.
Pada akhir ayat ini ditegaskan bahwa Allah menyukai
orang-orang yang sangat menjaga kebersihan jiwa dan jasmaninya, karena mereka
menganggap bahwa kesempurnaan manusia terletak pada kesucian lahir batinnya.
Oleh sebab itu, mereka sangat membenci kekotoran lahiriyah, seperti kotoran
pada badan, pakaian dan tempat, maupun kotoran batin yang timbul karena
perbuatan maksiat terus menerus, serta budi pekerti yang buruk, misalnya riya dalam
beramal, ataupun kikir dalam menyumbangkan harta untuk memperoleh keridaan
Allah. Kecintaan Allah pada orang-orang yang suka mensucikan diri, adalah salah
satu dari sifat-sifat kesempurnaan-Nya, Dia suka kepada kebaikan, kesempurnaan,
kesucian, dan kebenaran. Sebaliknya, Dia benci kepada sifat-sifat yang
berlawanan dengan sifat-sifat tersebut.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar