Jumat, 31 Juli 2020

“Panitia Ibadah Idul Adha 1441 H/ 2020 M Masjid Raya Darussalam Palangka Raya”



Oleh Muhammad Sapi’i Kelompok 25 KKN-DRSK IAIN Palangka Raya Tahun 2020

Palangka Raya – Jum’at, 31 Juli 2020 pukul 05.30 WIB – selesai. Bertempat di Jl. G. Obos IX Komplek Islamic Centre Masjid Raya Darussalam Palangka Raya telah dilaksanakannya program kegiatan KKN-DRSK dengan ditunjuknya kami sebagai Panitia Ibadah Idul Adha 1441 H/2020 M. Kami selaku panitia mengucapkan mohon maaf lahir dan batin: Taqabbalallahu minna wa minkum shalih al-a’mal. Kullu ‘am wa nahnu ila Allah aqrab, kepada segenap elemen masyarakat yang telah melaksanakan Ibadah Idul Adha dan kami sangat berterima kasih yang sebesar-besarnya atas ketertiban Ibu/Bapak dan Saudara/i sekalian sehingga pelaksanaannya berjalan dengan lancar dan khidmat, meskipun disaat kondisi pandemi covid-19 seperti saat ini.

Semoga kita semua selalu berada di dalam lindungan-Nya, sehat walafiat dan dilancarkan segala hajat atau urusannya dan semoga kita menjadi hamba-Nya yang benar-benar fitri sebagaimana bayi yang baru lahir.  Maka Allah memerintahkan kepada kita untuk beribadah sebagai bentuk rasa syukur dan taat kepadanya. Sebagaimana di dalam firman-Nya:

فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْۗ (٢)

Terjemah: “Maka laksanakanlah salat karena Tuhanmu, dan berkurbanlah (sebagai ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah).” (Q.S Al-Kausar [108]: 2)

Tafsir Kemenag: Dalam ayat ini, Allah memerintahkan Nabi Muhammad agar mengerjakan salat dan menyembelih hewan kurban karena Allah semata, karena Dia sajalah yang mendidiknya dan melimpahkan karunia-Nya. Dalam ayat lain, Allah berfirman:

Katakanlah (Muhammad), “Sesungguhnya salatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan seluruh alam, tidak ada sekutu bagi-Nya; dan demikianlah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama-tama berserah diri (muslim).” (al-An'am/6: 162-163)

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda: “Ada dua bulan yang tidak akan dikurangi (pahalanya ketika dikerjakan pada bulan tersebut). Kedua bulan itu adalah bulan hari raya, yakni Ramadhan dan DZulhijjah.” (HR. Bukhari).

Itulah segenap keutamaan dan fadhilahnya, yang sangat tinggi dan utama dari bulan-bulan yang lain. Maka kita dianjurkan untuk beribadah dengan maksimal dan sebaik mungkin. Karena dibalik sebuah peristiwa pasti ada hikmah dan pelajaran bagi orang-orang yang selalu memikirkan tanda-tanda kebesaran-Nya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

“Negeri Para Pejuang: Baldatun Thayyibatun Wa Robbun Ghofur”

  Oleh Muhammad Sapi’i Kelompok 25 KKN-DRSK IAIN Palangka Raya Tahun 2020 Pencipta Puisi: Muhammad Sapi’i Vocal: Muhammasd Sapi’i Editor...